Seputar Hal Tentang Berat Badan

Hal yang menarik tentang berat badan adalah seiring dengan bertambahnya usia (khususnya di atas 40 thn), maka dengan sangat mudah penambahan berat badan terjadi. Ini terjadi karena adanya perlambatan sistem metabolisme tubuh, apalagi jika didukung dengan pola hidup dan pola makan yang tidak sehat.

Dilansir dari halaman dailymail.co.uk, sel otak yang usianya juga ikut menua dapat menjadi salah satu pemicunya. Di dalam sel otak ada hormon yang bernama ghrelin. Hormon ini mengatur nafsu makan kita, memberikan signal kepada otak saat tubuh terasa lapar.
Nah karena usia sel otak yang juga sudah mulai menua, dimana dasar sistem metabolisme juga jadi lebih lambat, maka signal lapar mejadi kurang tepat. Tubuh tidak lapar tapi ingin makan terus. Hal inilah yang menjadikan tubuh akhirnya menjadi gemuk.

Penambahan berat badan juga dapat terjadi bagi beberapa wanita pengguna kontrasepsi secara oral. Secara spesifik memang tidak ada bukti konkrit ilmiah yang menyatakan bahwa pil KB dapat menimbulkan kegemukan. Banyak faktor lain yang juga ikut berpengaruh didalamnya. Hanya pada umumnya, wanita yang menggunakan pil KB sebagai alat kontrasepsinya menjadi gemuk.
Sebuah universitas di Texas pernah mempublikasikan hasil penelitiannya tentang efek gemuk terhadap konsumsi pil KB. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal University of Texas bulan Maret 2009, menyatakan bahwa salah satu jenis kontrasepsi yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan adalah injectable depot medroxyprogesterone acetate (DMPA), umumnya dikenal sebagai tembakan kontrol kelahiran. Seorang ibu yang menggunakan metode kontrol kelahiran tembakan diketahui bahwa rata-rata berat badan subjek naik 4-5 kg selama tiga tahun.

pil-kb-kegemukan-dan-coffee-green-premium
berat badan, pil KB, kegemukan, coffee green premium

Pada dasarnya perubahan berat badan tergantung akan 2 hal, asupan dan pengeluaran. Asupan sangat jelas bahwa apa saja yang kita asup (makan) selama seharian, dan pengeluaran adalah aktivitas fisik yang dilakukan oleh individu untuk membakar kalori.

1. Jika asupan lebih besar dari pengeluaran, maka berat badan akan bertambah
2. Jika asupan lebih kecil dari pengeluaran, maka berat badan akan berkurang
3. Jika asupan sama dengan pengeluaran, maka cendrung stabil

Jika hal di atas dapat kita pahami, sejogjanya sangat mudah mengatur berat ideal kita, tetapi pada kenyataannya sangat susah sekali bagi individu untuk menemukan berat badan idealnya. Dalam beberapa jurnal yang sudah saya baca, nilai rata-rata asupan orang dewasa perharinya adalah 2500 kkal. Satuan KKAL (kilo kalori) adalah jumlah energi yang akan dihasilkan makanan tersebut. Jika jumlah energi yang dapat dihasilkan makanan tersebut besar tetapi aktivitasnya sedikit, sudah pasti individu tersebut akan menimbun kalori, timbunan kalori akan menjadi lemak, dan timbunan lemak adalah kegemukan.

Bagaimana kita mengetahui jumlah kandungan kalori pada makanan yang kita asup? Daftarnya dengan sangat mudah sahabat cari di google, atau dapat sahabat mendownload aplikasinya di google playstore.

Berbeda halnya bagi mereka-mereka yang memiliki faktor genetis kegemukan. Bagi mereka yang secara keturunan sudah gemuk jauh lebih susah dalam hal menurunkan berat badannya, karena memang sudah kodratnya, sudah dari moyangnya memang memiliki bobot tubuh di atas rata-rata. Bagi mereka yang termasuk dalam golongan ini, maka dibutuhkan tenaga ahli dalam program dietnya. Selain mengikuti program diet ketat, mereka-mereka yang secara genetis sudah gemuk wajib mengikuti pelatihan fisik ekstra keras juga untuk dapat membakar dan mengurangi kadar lemak dalam tubuhnya. Kelemahan yang amat sangat terjadi dari orang-orang dengan faktor genetis kegemukan adalah demotivasi. Mereka sering sekali menyerah akan keadaan dan tidak sanggup lagi mengikuti program-program yang sudah dicanangkan. Mereka lebih rela menerima kenyataan yang ada dari pada mencoba untuk merubahnya. Butuh motivasi yang kuat, tinggi dan dukungan orang terdekat untuk mensukseskannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *