Seputar Diet

Diet Dengan Kopi Hijau

Dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh BMC Complementary and Alternative Medicine, dengan mengkonsumsi suplemen harian ekstrak biji kopi hijau secara rutin selama 12 minggu, seperti yang dikutip dalam jurnal resmi Dr. Oz, dapat menurunkan lemak tubuh dan berat badan secara siginifikan. Faktor utama yang berpengaruh di sini adalah kandungan kafein dan asam khlorogenat yang ada pada biji kopi hijau.

Dari dua jenis senyawa di atas, yang lebih berpengaruh dalam pelepasan gula ke dalam darah adalah asam khlorogenat.

Dari tayangan resmi Dr. Oz, seorang pakar naturopatik bernama Lindsey Duncan mengatakan bahwa dalam uji coba yang dilakukan, dengan variabel di mana setiap partisipan :

  1. Diberikan ekstrak kopi hijau selama 12 minggu dengan mengkonsumsi 800 mg perhari,
  2. Mereka hanya mengkonsumsi 2400 kalori makanan perhari
  3. Melakukan aktivitas harian yang dapat membakar sekitar 400 kalori,
  4. Tidak melakukan olahraga

Dan hasilnya ternyata dapat menurunkan 10% berat badan mereka…tanpa efek samping…!!! (penjelasan Dr. Oz di youtube)

Apakah sama hasilnya dengan mengkonsumsi kopi biasa? Jawabannya “TIDAK”

Kenapa? Karena kopi hitam yang biasa kita konsumsi sudah melalui proses pemanggangan, atau biasa kita sebut disangrai. Akibat pemanggangan biji kopi pada suhu 475oF itu dapat mengubah warna, merubah aroma, merubah rasa, dan yang paling penting dapat mengurangi kadar asam khlorogenat.

Bagaimana Asam Khlorogenat bekerja?

Asam Khlorogenat dapat membakar gula dan lemak dalam hati, dan dapat menghambat pelepasan gula dalam darah, khususnya jika setelah makan. Jika kadar gula dalam darah sedikit maka tidak akan ada penimbunan gula dalam tubuh sehingga kegemukan akan dapat dihindari.

Dengan mengkonsumsi secara teratur kopi hijau, menjaga pola hidup sehat dan menyempurnakannya dengan berolahraga, dapat dipastikan akan mendapatkan berat badan yang ideal.

Coffee Green PREMIUM
distributed and sell by RizrandriaSejahteraBeruntung

Info and order :
Pin BB : 2AF6BBE0
Whatsapp : 0878-8000-6162

Kenapa Harus Diet

Apa itu diet?

Diet adalah penyesuaian asupan baik makanan dan minuman yang kita konsumsi tiap hari agar sesuai dengan kebutuhan gizi dan produktifitas kita sehari-hari. Karena umum kita ketahui bahwa konsumsi asupan kebanyakan masyaratakat Indonesia tidak mengutamakan nilai gizi dan tidak memperhatikan tingkat aktifitasnya. Slogan yang umum beredar di masyaratakat adalah “Asal Kenyang” itu paling dan lebih utama, nilai kalori dan gizi jadi nomer 16.

Kekeliruan di atas akhirnya menyebabkan tidak sempurnanya proses penyerapan nutrisi oleh tubuh. Ada yang jadi kegemukan atau malah jadi kurus. Akibatnya asupan gizi menjadi tidak teratur yang membuat tubuh kelebihan zat tertentu atau justru kekurangan.

Bagi mereka yang sudah terlanjur gemuk atau kurus dianjurkan untuk mengubah pola makannya dan mengikuti program diet sehat untuk mencapai berat badan ideal mereka. Kunci dari program ini adalah mengubah pola makan dan menyeimbangkannya dengan kebutuhan dan aktifitas kita sehari-hari.

diet dan coffee green premium

Mengapa harus diet?

Pada dasarnya ada 2 kategori kenapa orang harus melakukan diet, yaitu alasan KESEHATAN dan atau PENAMPILAN. Diet dilakukan untuk kembali menyeimbangkan asupan yang harus diterima tubuh terhadap aktifitasnya, mengoptimalkan masing-masing fungsi organ dalam tubuh dan mengembalikan bentuk normal (berat badan) tubuh.

Diet Karena Alasan KESEHATAN

Alasan kesehatan biasanya menjadi sebab mengapa kita harus diet. Karena pola makan yang buruk, biasanya berefek pada asupan gizi yang tidak sesuai yang dapat memicu kegemukan atau obesitas. Jika tidak dikontrol, kegemukan dapat memicu timbulnya beberapa penyakit berbahaya, antara lain :

1. Resiko Penyakit Jantung dan tekanan darah tinggi
Pola makan yang buruk, misalnya konsumsi junk food yang berlebihan dapat membuat kegemukan. Jika kandungan kolesterol jahat sudah melebihi batas, maka dapat membuat pembuluh darah tersumbat yang dapat memicu serangan jantung dan tekanan darah tinggi.

2. Diabetes dan Batu Ginjal
Diabetes dapat muncul karena konsumsi gula yang berlebihan, meskipun sering dijumpai karena faktor keturunan. Orang yang kegemukan biasanya juga mengkonsumsi makanan berglukosa dan berkarbohidrat tinggi yang tidak diimbangi dengan sayuran dan buah-buahan. Obesitas dapat memicu penyakit gula. Sedangkan batu ginjal dapat terbentuk pada orang yang obesitas di mana lemak yang berlebihan dapat menyumbat saluran urin. Jika dibiarkan terlalu lama lemak ini akan merusak ginjal yang dapat memicu penyakit gagal ginjal.

Diet Karena Alasan PENAMPILAN

Bentuk tubuh yang tidak ideal adalah alasan mengapa kita harus diet. Banyak tuntutan profesi yang mengharuskan tubuhnya harus ideal dan proporsional seperti artis, model, penari, atlet, dsb. Ketika tubuhnya sudah tidak ideal maka akan berakibat buruk pada pekerjaan yang digelutinya.

Adapun alasan lain yang membuat orang untuk diet terkait alasan penampilan adalah :

1. Krisis percaya diri
Umumnya orang akan malu untuk tampil di depan umum dengan bentuk fisiknya yang tidak sesuai baik yang kegemukan atau terlalu kurus. Dengan tubuh yang tidak ideal membuat orang tidak percaya diri dengan dirinya.

2. Tekanan sosial
Orang yang mempunyai tubuh tidak ideal baik itu kurus atau gemuk biasanya akan menjadi bahan ejekan dan candaan di lingkungan sekitarnya. Tak sedikit yang menyebut tampilan fisik sebagai nama panggilannya. Ini mendorong orang melakukan diet untuk mengubah penampilannya.

Umumnya diet dilakukan setelah menyadari adanya perubahan tubuh bentuk tubuh atau karena alasan kesehatan. Namun sebaiknya melakukan diet jangan hanya menunggu setelah obesitas terjadi. Kontrol gizi dalam asupan makanan harus selalu dijaga. Bila perlu konsultasikan dengan ahli gizi untuk menentukan pola makan yang tepat tiap harinya. Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi dari sekarang jagalah pola makan anda untuk hidup yang lebih baik.

Seputar Hal Tentang Berat Badan

Hal yang menarik tentang berat badan adalah seiring dengan bertambahnya usia (khususnya di atas 40 thn), maka dengan sangat mudah penambahan berat badan terjadi. Ini terjadi karena adanya perlambatan sistem metabolisme tubuh, apalagi jika didukung dengan pola hidup dan pola makan yang tidak sehat.

Dilansir dari halaman dailymail.co.uk, sel otak yang usianya juga ikut menua dapat menjadi salah satu pemicunya. Di dalam sel otak ada hormon yang bernama ghrelin. Hormon ini mengatur nafsu makan kita, memberikan signal kepada otak saat tubuh terasa lapar.
Nah karena usia sel otak yang juga sudah mulai menua, dimana dasar sistem metabolisme juga jadi lebih lambat, maka signal lapar mejadi kurang tepat. Tubuh tidak lapar tapi ingin makan terus. Hal inilah yang menjadikan tubuh akhirnya menjadi gemuk.

Penambahan berat badan juga dapat terjadi bagi beberapa wanita pengguna kontrasepsi secara oral. Secara spesifik memang tidak ada bukti konkrit ilmiah yang menyatakan bahwa pil KB dapat menimbulkan kegemukan. Banyak faktor lain yang juga ikut berpengaruh didalamnya. Hanya pada umumnya, wanita yang menggunakan pil KB sebagai alat kontrasepsinya menjadi gemuk.
Sebuah universitas di Texas pernah mempublikasikan hasil penelitiannya tentang efek gemuk terhadap konsumsi pil KB. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal University of Texas bulan Maret 2009, menyatakan bahwa salah satu jenis kontrasepsi yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan adalah injectable depot medroxyprogesterone acetate (DMPA), umumnya dikenal sebagai tembakan kontrol kelahiran. Seorang ibu yang menggunakan metode kontrol kelahiran tembakan diketahui bahwa rata-rata berat badan subjek naik 4-5 kg selama tiga tahun.

pil-kb-kegemukan-dan-coffee-green-premium
berat badan, pil KB, kegemukan, coffee green premium

Pada dasarnya perubahan berat badan tergantung akan 2 hal, asupan dan pengeluaran. Asupan sangat jelas bahwa apa saja yang kita asup (makan) selama seharian, dan pengeluaran adalah aktivitas fisik yang dilakukan oleh individu untuk membakar kalori.

1. Jika asupan lebih besar dari pengeluaran, maka berat badan akan bertambah
2. Jika asupan lebih kecil dari pengeluaran, maka berat badan akan berkurang
3. Jika asupan sama dengan pengeluaran, maka cendrung stabil

Jika hal di atas dapat kita pahami, sejogjanya sangat mudah mengatur berat ideal kita, tetapi pada kenyataannya sangat susah sekali bagi individu untuk menemukan berat badan idealnya. Dalam beberapa jurnal yang sudah saya baca, nilai rata-rata asupan orang dewasa perharinya adalah 2500 kkal. Satuan KKAL (kilo kalori) adalah jumlah energi yang akan dihasilkan makanan tersebut. Jika jumlah energi yang dapat dihasilkan makanan tersebut besar tetapi aktivitasnya sedikit, sudah pasti individu tersebut akan menimbun kalori, timbunan kalori akan menjadi lemak, dan timbunan lemak adalah kegemukan.

Bagaimana kita mengetahui jumlah kandungan kalori pada makanan yang kita asup? Daftarnya dengan sangat mudah sahabat cari di google, atau dapat sahabat mendownload aplikasinya di google playstore.

Berbeda halnya bagi mereka-mereka yang memiliki faktor genetis kegemukan. Bagi mereka yang secara keturunan sudah gemuk jauh lebih susah dalam hal menurunkan berat badannya, karena memang sudah kodratnya, sudah dari moyangnya memang memiliki bobot tubuh di atas rata-rata. Bagi mereka yang termasuk dalam golongan ini, maka dibutuhkan tenaga ahli dalam program dietnya. Selain mengikuti program diet ketat, mereka-mereka yang secara genetis sudah gemuk wajib mengikuti pelatihan fisik ekstra keras juga untuk dapat membakar dan mengurangi kadar lemak dalam tubuhnya. Kelemahan yang amat sangat terjadi dari orang-orang dengan faktor genetis kegemukan adalah demotivasi. Mereka sering sekali menyerah akan keadaan dan tidak sanggup lagi mengikuti program-program yang sudah dicanangkan. Mereka lebih rela menerima kenyataan yang ada dari pada mencoba untuk merubahnya. Butuh motivasi yang kuat, tinggi dan dukungan orang terdekat untuk mensukseskannya.